Dalam rangka mempercepat akselerasi proses pembangunan khususnya pembangunan desa/kelurahan serta mempercepat tercapainya kesejahteraan masyarakat, pemerintah berkomitmen melaksanakan berbagai kegiatan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan telah menetapkan suatu kebijakan pembangunan yang berbasis desa demikian diungkapkan Bupati Badung A.A. Gde Agung, SH saat acara pemberian penghargaan/hadiah perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Bali Tahun 2012, Selasa (7/8) bertempat di Wantilan Desa Sangeh, Kec. Abiansemal.
Wakil Gubernur Bali Drs. A.A. Ngurah Puspayoga pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebasar-besarnya kepada Bupati Badung beserta seluruh jajajaranya atas kesediaannya menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan ini serta seluruh masyarakat Badung khususnya dan Kota dan Kabupaten se-Bali umumnya. Lomba Desa dan Kelurahan pada hakekatnya merupakan salah satu alat perekat, pemersatu serta sebagai alat pengukur/penilai keberhasilan pembangunan di Desa dan Kelurahan melalui partisipasi dan kegotong royongannya dalam pembangunan. Keberhasilan pembangunan terwujud karena adanya memotivasi dan kreativitas Kepala Desa dan Lurah dalam pembangunan, pemerdayaan masyarakat, mendorong terbentuknya alur komunikasi pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan, kemandirian dan swadaya masyarakat Desa dan Kelurahan yang semakin tinggi dalam pembangunan di Desa dan Kelurahan.
Bupati Badung A.A. Gde Agung, SH dalam sambutannya menyampaikan, perlombaan desa/kelurahan disamping untuk menilai keberhasilan pembangunan desa/kelurahan dalam kurun waktu tertentu juga bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan pembangunan di desa untuk meningkatkan keberhasilan pembangunan daerah bahkan ditingkat nasional. Lomba ini bukan sekedar ajang beradu gengsi antar desa dan hura-hura, namun untuk mengetahui kemajuan yang telah dicapai dan pembenahan-pembenahan yang harus dilakukan dimasa mendatang untuk mengasah kreatifitas, menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap kemajuan desa masing-masing sehingga akhirnya muncul rasa bangga sebagai warga desa, ”tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi yang juga Kepala BPMPD Provinsin Bali Bali I Putu Astawa melaporkan. Penilaian perlombaan desa dan kelurahan tingkat Provinsi Bali tahun 2012 dilaksanakan dari tanggal 14 Mei sampai dengan 17 Juni 2012 dengan penentuan juara dengan cara membandingkan data potensi dan perkembangan desa dan kelurahan selama 2 tahun terakhir yaitu tahun 2010 dan 2011. Dengan indikator penilaian yaitu pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, pemerintahan, lembaga kemasyarakatan dan pemberdayaan kesejahteraan keluarga ditambah dengan 4 indikator pada tingkat nasional.
Lebih lanjut disampaikan jumlah peserta perlombaan desa sebanyak 9 desa dan kelurahan sebanyak 8 yang merupakan wakil terbaik dari Kabupaten/Kota se-Bali. Keluar sebagai juara dalam perlombaan desa Juara I Desa Sangeh Kec. Abiansemal, Kab. Badung, Juara II Desa Peguyangan Kaja, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar dan Juara III Desa Keramas, Kec. Blahbatuh, Kab. Gianyar. Perlombaan Kelurahan Juara I Kel. Beng, Kec. Gianyar, Kab. Gianyar, Juara II Kel. Kedonganan, Kec Kuta , Kab. Badung dan Juara III Kel. Pemecutan, Kec. Denpasar Barat, Kota Denpasar. Desa dan Kelurahan yang mendapatkan skor tertinggi ditetapkan sebagai Juara I Tingkat Provinsi Bali. “ucapnya.
(www.badungkab.go.id)
